Toyota semakin menegaskan komitmen tinggi sebagai manufaktur kendaraan yang peduliakan pelestarian lingkungan. Salah satunya, pabrikan tersebut kembali meraih EPA Energy Star Partner of the Year. Ini merupakan kali ke sembilan secara berturut turut produsen dari New Avanza Veloz ini memenangkan gelar bergengsi di bidang enviromental serta energy saving tersebut. Sebuah dedikasi tinggi yang patut dicontoh oleh para pelaku industri lain dari segala bidang di seluruh dunia.
Penghargaan yang diberikan oleh Enviromental Protection Energy sebuah lembaga resmi pemerintah Amerika Serikat untuk masalah pendaya gunaan sumber daya lingkungan itu sendiri memiliki beberapa kriteria yang ketat serta selektif agar dapat terpilih menjadi nominator saja. Dan yang terutama adalah memiliki konsep serta kerja nyata dalam usaha mengurangi efek dari rumah kaca. Dimana tahun 2013 ini saja terdapat lebih dari 20.000 organisasi maupun perusahaan yang masuk dalam kategori nominasi.
Toyota Motor Corp sendiri sudah lebih dari satu dekade yang lalu dengan cara menerapkan konsep konsep pelestarian lingkungan serta penghematan energi untuk 13 pabrik perakitan spare parts, komponen dan enginering di negara paman sam tersebut. Salah satunya adalah dengan menerapkan tekhnik pengecatan yang modern dan rendah polusi karena tidak lagi menggunakan sistem baking oven konvensional.
Dan bukan hanya di Amerika saja, pabrik Toyota Indonesia terbaru yang terletak di Karawang, Jawa Barat juga mengadopsi tekhnologi energy saving. Seperti sistem solar glass di bagian atap pabrik yang berfungsi menyerap energi dari matahari untuk dikonversikan menjadi sumber penyedia tenaga utama dari seluruh pabrik ini. Dengan demikian tentunya mengurangi penggunaan sumber daya listrik yang sudah semakin berkurang di seluruh planet Bumi ini.
TMC pun gencar menghadirkan serta mempromosikan produk mobil rendah emisi seperti Toyota Prius yang terpilih sebagai model kendaraan ramah lingkungan versi EPA tahun ini. Selain itu, dengan bekerjasama dengan London Hydrogen Partnership, produsen kendaraan bermotor asal Jepang ini juga sedang mengembangkan road map bagi model kendaraan berbasis hidrogen serta meningkatkan stasiun pengisian untuk sumber energi tersebut.
Dengan seluruh dedikasi, komitmen serta daya upaya tersebut, tak heran bila Toyota ramah lingkungan 2013 menjadi gelar yang pantas disematkan pada automotive manufacturing ini.
