Keinginan publik tanah air untuk melihat langsung mobil CUV futuristik dari Toyota bernama Toyota CHR tampaknya akan segera terwujud. Pasalnya setelah resmi diperkenalkan di daratan Eropa awal tahun lalu, penjelajahan mobil gagah ini sudah semakin mendekati bumi nusantara, Australia sudah mengkonfirmasi akan menjadi negara pertama di luar Eropa yang akan menjual CHR pada awal tahun 2017 mendatang.
CHR sendiri pertama kali menampakan wujud aslinya sebagai versi produksi pada gelaran Geneva Auto Salon di Swiss bulan Maret 2016 kemarin, namun jauh sebelumnya calon mobil Toyota terbaru ini telah menghebohkan jagad otomotif dunia sejak pertama kali dipamerkan sebagai model konsep pada ajang Paris Motor Show dua tahun yang lalu.
Toyota pun terlihat sudah tak malu – malu lagi menampilkan mobil crossover anyarnya itu, dalam beberapa bulan terakhir setelah penampilannya di Geneva Auto Salon, media Eropa sibuk memajang foto dari CHR yang terlihat sudah sangat pede buka – bukaan saat melakukan uji jalan di sejumlah negara di benua biru tersebut tanpa balutan kostum kamuflase or what so ever.
Lihat juga : Galeri foto Toyota CHR di Geneva Auto Salon
Saat ini Toyota Motor co melalui divisi mereka di Eropa tengah fokus menggenjot produksi dari calon penantang Honda BRV dan Ford Ecosport ini melalui fasilitas mereka yang berlokasi di Sakarya, sebalah barat laut negara Turki, sementara pabrikan di Deeside, Wales akan memasok mesin berteknologi Toyota Hybrid Synergy Drive untuk versi hibridnya.
Benar sekali, Toyota memang mencanangkan bila CHR akan memiliki beberapa pilihan sumber tenaga. Selain mesin hybrid yang konon akan mencomot dari dapur pacu milik Toyota Prius, C-HR kabarnya akan mempunyai opsi mesin berbahan bakar konvensional alias bensin dengan pilihan kapasitas silinder sebesar 1.2L dan 1.8L.
Bila kabar itu benar adanya, maka C-HR akan menjadi CUV kompak pertama dikelasnya yang mempunyai opsi mesin bertenaga hybrid alias kombinasi dari mesin berbahan bakar fosil dengan motor listrik. Sepertinya konsep gado – gado ala crossover tak hanya terdapat pada desain dan platformnya saja namun juga merambah hingga bagian paling intim dari sebuah kendaraan yakni komponen mesin.
Seperti diketahui, calon rival dari CHR ini nantinya belum ada yang dibekali pilihan sumber tenaga ramah lingkungan tersebut, beberapa produk yang diperkirakan akan menjadi lawan terberatnya seperti Nissan Juke, Ford Ecosport, Renauld Duster, Suzuki S-Cross, CX-3 dari Mazda maupun duet mobil Honda BRV dan HRV hanya mempunyai dapur pacu berbahan bakar bensin dengan kapasitas yang berbeda – beda.
Toyota Indonesia Masih Tertutup Soal Kehadiran CHR
Bila Australia dengan gagah berani sudah memproklamirkan kehadiran CHR termasuk estimasi jadwal rilisnya awal tahun depan, maka negeri tetangganya yakni Indonesia justru masih enggan buka – bukaan seputar wacana kedatangan CUV masa depan ini di bumi pertiwi.
Toyota Astra Motor selaku agen pemegang merk sekaligus sole distributor dari TMC di tanah air dengan bijaknya selalu mengatakan bila mereka masih menunggu keputusan dari principalnya yang berpusat di Jepang. Walau tidak menutup pintu sama sekali akan kedatangan CHR, namun ungkapan tersebut mengesankan bila APM ini selalu mengelak setiap didesak akan wacana atau rencana kehadiran CHR dengan jawaban diplomatis nan retoris : Tunggu saja tanggal mainnya!
Padahal bila mencermati trend yang sedang berkembang saat ini, potensi CHR untuk menjadi andalan baru TAM sangatlah terbuka lebar mengingat pasar segmen crossover kini sedang bergairah bahkan mampu menandingi market dari mobil bergenre MPV yang merupakan pangsa pasar terbesar dalam bursa otomotif nasional.
Sejumlah rival mereka juga tengah menikmati dari fenomena mobil crossover yang sedang naik daun di tengah masyarakat khususnya dari kalangan generasi muda. Mobil seperti BRV dan HRV dari Honda, jagoan negeri ginseng bernama Hyundai Tucson serta Juke yang merupakan andalan Nissan Motor Indonesia tengah berada dalam peak performance mereka dalam segi penjualan.
Bahkan dua superhero Amerika yakni Chevrolet Trax dan Ford Ecosport yang secara de jure tak lagi memiliki perwakilan di negeri ini juga ikut merasakan imbas dari naiknya trend mobil CUV meskpiun secara de facto masih belum bisa menandingi dominasi mobil – mobil asal Jepang.
CH-R pun mempunyai segala macam persyaratan untuk dapat bersaing dengan HRV, BRV, Juke atau produk lain yang telah terlebih dulu menjejakan kaki di bumi persada, desain keren dengan konsep keen look dan bodywork yang aerodinamis sungguh mampu mempesona siapapun yang melihatnya. Logikanya, Australia saja sangat kesengsem dengan penampilan mobil Toyota yang satu ini hingga tampak begitu ngebet ingin cepat – cepat menghadirkannya ke tengah konsumen di benua Kangguru tersebut.
TAM sendiri saat ini tetap fokus pada SUV kompak mereka yang bernama New Rush, terlebih ATPM terbesar di Indonesia itu baru saja meluncurkan dua buah variant terbarunya yang di beri nama New Toyota Rush TRD 7 dan New Rush TRD Ultimo dimana saat ini penjualannya pun tengah menunjukan grafik yang sangat positif.
Bila demikian maka masihkah ada kesempatan bagi masyarakat penggemar mobil urban CUV di tanah air untuk menyaksikan dari dekat bagaimana Toyota CHR bermain – main menjelajahi jalur khatulistiwa dan menambah seru peta persaingan bursa otomotif tanah air khususnya dalam segmen compact crossover? Well, seperti selalu diungkapkan oleh para punggawa TAM, silahkan tunggu saja tanggal mainnya.
