Luar biasa, hanya berselang hitungan hari sejak kami menulis pemesanan Calya tembus 3800 unit, kini MPV LCGC pertama dari Toyota Astra Motor tersebut bahkan telah melebihi 8000 terhitung hingga tanggal 16 Agustus kemarin atau kurang lebih dua pekan sejak mobil ini pertama kali diperkenalkan yakni pada tanggal 1 Agustus 2016 lalu. [Read more…] about Pemesanan Toyota Calya Tembus 8000 Unit Dalam Dua Pekan
Toyota Calya
Harga Toyota Calya Diumumkan Di GIIAS 2016
Tunggu punya tunggu akhirnya Toyota Calya resmi hadir di tengah penggemar kendaraan keluarga di tanah air. Melalui gelaran otomotif terakbar se Asia Tenggara yakni Gaikindo Indonesia International Auto Show, PT. Toyota Astra Motor akhirnya melakukan official launching untuk MPV Low Cost Green Car pertama mereka tersebut.
Sebelumnya ATPM dari brand otomotif terbesar dunia itu sebenarnya telah memperkenalkan Calya bersama dengan kembarannya bernama Sigra pada tanggal 2 Agustus 2016 kemarin. Bertempat di pabrik Astra Daihatsu Motor yang terletak di Karawang, Jawa Barat yang nantinya juga akan menjadi lokasi produksi dari kedua MPV murah Astra tersebut.
Lihat disini : Calya – Sigra Resmi Diperkenalkan
Duet Calya dan Sigra diprediksi akan merajai kelas LCGC dengan 7 tempat duduk yang memang termasuk segmen terbaru dalam industri otomotif nasional, sebelum kehadiran duo Astra ini, baru ada satu produk yang turun di kategori ini. Nama besar dan pengalaman Toyota – Daihatsu yang telah sukses mengahdirkan produk kolaborasi seperti Avanza – Xenia atau Rush - Terios diyakini juga akan menular pada “kakak” dari Agya dan Ayla ini.
Pada GIIAS 2016, Calya menjadi atraksi paling ditunggu oleh pengunjung pameran bergengsi ini khususnya mereka yang memang berminat memiliki sebuah kendaraan 7 seater dengan utilitas tinggi namun harga yang bersahabat. Display mini MPV ini juga terlihat begitu menonjol pada booth Toyota yang terletak di Hall 10b Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang Selatan.
Selain memperkenalkan jagoan barunya tersebut, pada GIIAS 2016 ini TAM juga merilis harga Toyota Calya untuk setiap tipenya. Harga mobil Calya sendiri dibanderol mulai dari Rp. 132.450.000 untuk type E M/T yang merupakan variant terbawah dari MPV murah ini hingga model teratasnya yaitu Calya G matic yang bisa ditebus oleh konsumen dengan cukup membayar 150 juta Rupiah saja.
Harga MPV Calya diatas tentunya sangatlah reasonable bahkan reaksi pengunjung maupun konsumen rata – rata mengatakan bila banderol yang diterapkan untuk 7 seater LCGC ini sangat bersahabat bagi kocek konsumen menengah. Terlebih lagi TAM serta jaringan penjualan resmi yang terdirid ari outlet dan dealer Toyota Indonesia juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki mobil idaman mereka tersebut melalui fasilitas kredit yang variatif dan tentu saja custom friendly.
Pemesanan Toyota Calya Tembus 3800 Unit Dalam Seminggu
Optimisme tinggi memang layak dirasakan oleh para punggawa TAM beserta jaringan penjualan mereka, bagaimana tidak, hanya dalam tempo singkat, Calya telah menunjukan kapasitas sebagai tulang punggung baru produsennya, indikasi tersebut sangat nyata terlihat dari tingkat apresiasi dari publik serta jumlah pemesanan atau indent Toyota Calya yang sangat tinggi kalau tidak mau dibilang fantastis.
Bayangkan, hanya dalam kurun waktu kurang lebih 1 minggu sejak diperkenalkan pada 2 Agustus, jumlah pemesanan mobil yang memiliki kandungan komponen lokal diatas 80 persen itu telah mencapai 3800 unit terhitung hingga tanggal 8 Agustus kemarin atau sebelum berlangsungnya GIIAS 2016. Angka tersebut diyakini akan meningkat tajam pada minggu kedua dan ketiga nanti atau pasca berakhirnya event automotive akbar ini.
Data itu sendiri keluar dari pernyataan Executive General Manager PT. TAM, Anton Jimmy Suwandi saat berbicara pada pembukaan GIIAS 2016. Bahkan bila berkaca pada angka pemesanan yang sangat fenomenal tersebut, Anton menyatakan pihaknya sangat yakin bila target penjualan sebesar 7 sampai 8 ribu unit dalam sebulan akan terealisasi lebih cepat dari yang telah dicanangkan sebelumnya.
Masih menurut Anton, kecenderungan konsumen yang melakukan pemesanan unit Calya lebih menyukai type G yang merupakan grade tertinggi dari mobil keluarga murah ini, menurut Anton sekitar 50 persen ident di dapat dari Calya type G M/T sementara versi G A/T menyumbangkan sekitar 30 persen dan sisanya berasal dari tipe E.
Fenomena itu menurut prediksi Anton disebabkan karena type tertinggi ini telah memiliki kelengkapan fitur yang lebih baik dibanding model di bawahnya. Terlebih bila dihitung dengan pembelian melalui kredit, cicilan mobil Calya G tidak terlalu berbeda dibanding type E, hal ini tentu saja menjadi pertimbangan tersendiri bagi konsumennya.
Sedangkan berbicara dalam konteks yang lebih mendalam, Deputy Chieff Engineer dari Toyota Motor Corp, Masanobu Ito menerangkan bila Calya dihadirkan untuk menjawab semua ekspektasi pasar otomotif tanah air khususnya konsumen mobil Toyota yang membutuhkan kendaraan serbaguna dengan ruang kabin yang luas guna memuat seluruh anggota keluarga dan harga yang lebih terjangkau, kehadiran Calya, kata Ito, akan kian melengkapi deretan line up MPV Toyota di Indonesia.
Seperti diketahui TAM baru saja melakukan peningkatan pada line up MPV mereka dengan memperbaharui model dari produk yang sudah ada seperti dengan menghadirkan Grand New Avanza dan Grand New veloz, All New Kijang Innova serta New Velfire juga meluncurkan product yang benar – benar baru yakni All New Sienta.
Khusus untuk produk terbarunya seperti Sienta dan Calya, President Directur PT. TAM, Hiroyuki Fukui ikut bicara, menurut Fukui kedua pendatang baru tersebut akan menjadi pilihan terbaik bagi pelanggan, kehadiran Sienta dan Calya membuktikan dedikasi serta komitmen pihaknya untuk terus menghadirkan product terbaik yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.
Bagi pembaca setia dealertoyotajakarta.com yang ingin mengetahui lebih detail mengenai spesifikasi mobil Calya maupun ingin mendapatkan perhitungan kredit Toyota Calya, dapat menghubungi nomor telepon ataupun email yang telah kami sediakan.
Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Resmi Diperkenalkan
Toyota Astra Motor bersama Astra Daihatsu Motor hari ini, Selasa, 2 Agustus 2016 resmi memperkenalkan produk hasil kolaborasi terbaru mereka yang sekaligus merupakan line up MPV LCGC pertama dari kedua brand yang bernaung di bawah Astra Internasional tersebut yang bernama Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.
Hadir dalam event bersejarah yang mengambil tajuk “In Harmony to Contribute to Indonesia” tersebut diantaranya adalah wakil Presdir Toyota Motor Manufacturing Indonesia, bapak Warih Andang Tjahjono, Presiden Director Daihatsu Motor Company Masanori Mitsui, Wakil Presiden Direktur ADM bapak Sudirman Maman Rusdi serta bapak Airlangga Hartarto yang baru saja ditunjuk menjadi Menteri Perindustrian Republik Indonesia pada reshuffle kabinet Presiden Jokowi jilid II untuk menggantikan Shaleh Husein.
Calya - Sigra sekaligus menjadi produk kolaborasi pertama yang dihadirkan sejak Toyota akuisisi Daihatsu sepenuhnya terhitung sejak tanggal 1 Agustus 2016 atau hanya berselang satu haris ebelum kedua pabrikan asal Jepang itu memperkenalkan Calya dan Sigra. Dalam sambutannya Masanori mengatakan optimismenya bila Toyota serta Daihatsu akan berkembang lebih kuat lagi baik di pasar dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Mobil keluarga murah yang hemat energi dan ramah lingkungan tersebut diproduksi di fasilitas milik ADM yang terletak di Karawang, Jawa Barat, fasilitas tersebut juga dipilih menjadi lokasi premiere dari Calya dan Sigra. Kedua MPV 7 seater LCGC ini menjadi identical twin product keempat hasil kolaborasi dua raksasa otomotif tersebut, sebelumnya TAM dan ADM kompak bekerjasama dalam menghadirkan duet MPV terlaris di Indonesia saat ini yaitu Avanza dan Xenia disusul Rush – Terios di segmen Low SUV dan yang terakhir adalah duo citycar LCGC bernama Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.
Sebagaimana para seniornya yang telah mengenyam kesuksesan luar biasa dengan merajai penjualan unit dikelasnya masing – masing, Calya serta Sigra diyakini akan menuai keberhasilan yang sama. Nama besar Toyota juga Daihatsu yang merupakan manufaktur terbesar di Indonesia menjadi jaminan kualitas dan kehandalan mobil tersebut di samping juga harga yang jelas lebih terjangkau juga dukungan layanan purna jual yang sangat memadai.
Seperti juga Agya dan Ayla yang merupakan LCGC pertama di Indonesia, duet Calya dan Sigra tentu hadir setelah memenuhi sejumlah persyaratan yang termasuk dalam regulasi LCGC yang diterapkan oleh pemerintah diantaranya adalah ketentuan kapasitas mesin, harga jual terbaru, batasan oktan bahan bakar, tingkat emisi gas buang serta penggunaan komponen lokal yang harus lebih besar di banding spare parts impor.
Toyota Calya Memiliki Kandungan Komponen Lokal Tertinggi
Untuk faktor yang terakhir tentunya bukanlah masalah untuk Toyota, sejak pertama kali berbisnis di nusantara, Toyota Group telah menginvestasikan setidaknya 49 triliun Rupiah demi berkontribusi langsung dalam pengembangan industri otomotif dalam negeri khususnya dalam membina sumber daya yang berkualitas dan pembangunan infrastruktur hingga transfer teknologi agar tercipta cita – cita mewujudkan Indonesia sebagai negara produsen otomotif yang di segani di tingkat global.
Baca : Komitmen Toyota Kembangkan Industri Otomotif Nasional
Wapresdir PT. ADM, Sudirman MR dengan bangga menyatakan bila komposisi konten lokal yang terkandung di dalam Calya maupun Sigra saat ini telah mencapai 94 persen, tertinggi diantara seluruh produk kendaraan roda empat lain dari seluruh merk yang ada di Indonesia yang diproduksi di dalam negeri dalam tempo yang tidak terlalu lama.
Sudirman Menambahkan pihaknya akan terus meningkatkan local content untuk LCGC MPV ini, sementara Warih Andang menambahkan bila diantara 6 persen konten yang masih diimpor hanya komponen axle transmisi serta alumunium untuk velg saja, itu pun akan terus diupayakan untuk dapat di produksi sendiri di dalam negeri.
Niatan tersebut juga sangat diapresiasi oleh Menperin, bapak Airlangga yang menginginkan kandungan lokal di MPV LCGC ini haruslah mencapai 100 persen atau keseluruhan. Untuk diketahui, dalam proses produksi Calya dan Sigra melibatkan tak kurang dari 178 perusahaan pemasok komponen tingkat pertama dan 880 pemasok komponen tingkat kedua dengan menyerap tak kurang dari 600 ribu tenaga kerja, sungguh sebuah hal yang patut dibanggakan tentunya.
Kapasitas produksi Toyota Calya sendiri mencapai 8000 unit perbulan hampir 3 kali lipat dari produksi “saudara kembarnya” itu yang hanya sekitar 3 ribu unit setiap bulannya, kedepannya selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, mobil hasil tangan putera puteri terbaik bangsa ini juga akan membidik pasar ekspor dengan tujuan utama sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.
Mengingat kebutuhan pasar dalam negeri akan produk mobil seven seater berharga terjangkau, kehadiran Calya serta Sigra bisa menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia khususnya para konsumen mobil keluarga serbaguna, tak berlebihan bila banyak pihak memprediksikan Calya dan Sigra memiliki potensi serta masa depan yang cerah dalam blantika otomotif nasional.
Terlebih dengan statusnya yang bukan hanya diproduksi di dalam negri oleh tangan handal anak bangsa, hampir seratus persen komponen yang terdapat pada kedua MPV murah tersebut menggunakan produksi lokal yang artinya berkontribusi langsung menggerakan sektor ekonomi kecil dan menengah dan menyerap tenaga kerja lokal, hal itu diyakini mampu menggugah kebanggaan serta nasionalisme rakyat Indonesia untuk memiliki mobil Toyota Calya.
Bagi anda yang membuka website mobil Toyota ini melalui smartphone, silahkan klik pada nomor telepon yang tertera di samping untuk tersambung langsung dengan sales marketing Toyota yang reliable dan terpercaya atau bisa juga mengirim email via mail adress yang telah disediakan. Nantikan pula kehadiran Calya pada ajang GIIAS 2016 11 – 21 Agustus mendatang.
Bocoran Harga Toyota Calya Indonesia 2016
Meski belum resmi diluncurkan namun saat ini informasi mengenai harga mobil Calya yang merupakan produk mobil keluarga murah termurah dari PT. Toyota Astra Motor sudah mulai beredar di tengah masyarakat Indonesia melalui dunia maya dimana sejumlah situs maupun portal berita otomotif online ramai – ramai mengangkat bocoran spesifiksi serta harga mobil Toyota Calya LCGC. [Read more…] about Bocoran Harga Toyota Calya Indonesia 2016
MPV LCGC Toyota Hebohkan Publik Otomotif Indonesia
MPV LCGC Toyota - Apa jadinya bila Toyota menghadirkan produk mobil keluarga murah yang bahkan lebih murah dari Avanza yang menjadi variant MPV paling murah dari manufaktur terbesar dunia itu saat ini? Bisa dipastikan dominasi Toyota Astra Motor sang ATPM sekaligus distributor dari pabrikan asal Jepang itu di segmen mobil keluarga multifungsi akan kian tak terbendung lagi.
Kehadiran MPV LCGC Toyota tampaknya sudah lebih dari sebuah wacana namun telah menjadi rencana yang dipersiapkan secara matang oleh Toyota serta rekanannya yakni Daihatsu. Betul sekali, produk baru ini nantinya digadang – gadang akan menjadi produk kembar atau identical twin product dari dua manufaktur raksasa itu setelah duet fenomenal Avanza – Xenia di segmen LMPV, Rush dan Terios dikelas LSUV serta Agya – Ayla untuk segmen citycar LCGC.
Kabar tersebut kian santer setelah diketahui bila produk LCGC MPV ini telah didaftarkan pada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dalam situs TPT (Tanda Pendaftaran Tipe Otomotif) online Kemenperin yang merupakan persyaratan kendaraan yang akan diproduksi di Indonesia. Dengan demikian baik Toyota maupun Daihatsu telah berhak memproduksi calon produk terbarunya tersebut.
Saat ini baru ada satu produsen yang turun di kelas LCGC 3 baris kursi di Indonesia, hadirnya Calya serta Sigya sudah pasti akan merubah peta persaingan di segmen anyar ini bahkan kemungkinan besar Calya juga akan merebut pangsa pasar terbesar di kelas ini sebagaimana yang dilakukan oleh “kakak – kakaknya” di berbagai tingkatan diatasnya.
Harga mobil Toyota Calya sendiri belum bisa diprediksikan secara pasti, namun rumor yang beredar saat ini Calya akan dipasarkan dalam dua buah model dengan kisaran harga mulai dari 129 hingga 149 juta Rupiah untuk penjualan di wilayah Jakarta dan sekitarnya, harga yang sangat masuk akal dan pastinya sangatlah terjangkau oleh konsumen termasuk konsumen menengah sekalipun.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Toyota akan hadirnya mobil keluarga murah berkomposisi 5+2 kursi ini namun kabarnya sejumlah dealer resmi Toyota sudah mulai membuka pemesanan atau pre order untuk calon flagship anyarnya itu dengan booking fee disebut – sebut cukup dengan 5 jutaan saja.
Tidak ada informasi detail mengenai spesifikasi Toyota Calya terbaru ini namun beberapa sumber menyebut bila MPV LCGC ini akan menggunakan platform milik Agya sebagai basis dasarnya, sementara untuk sumber tenaga akan mengadopsi dapur pacu berseri 3NR FE berkapasitas 1.2L, jantung mekanik yang juga terpasang pada Toyota Etios Valco itu sudah dilengkapi teknologi dual VVT with inteligent hingga membuat tenaga uang dihasilkan lebih optimal sekaligus lebih irit bahan bakar dan mengurangi kadar emisi gas buangnya.
Untuk sistem transmisinya kabarnya Toyota akan menawarkan dalam opsi transmisi manual standar dengan 5 tingkat percepatan serta 4 speed automatic transmision. Selain itu Toyota juga akan menyematkan sejumlah fitur serta teknologi pada Calya beberapa diantaranya adalah fitur airbags, immobilizer, Isofix, double blower air conditioner serta audio system with bluetooth connection.
Walau kabar kehadiran MPV LCGC ini sudah membuat heboh jagad internet, namun bentuk dari calon MPV LCGC ini sendiri masih gelap belum ada rendering gambar yang tampil di media online, namun dipastikan dimensinya akan sedikit lebih besar dibanding Agya namun lebih ringkas dari Avanza. Sejumlah sumber memperkirakan desain eksterior mobil Calya akan mengambil inspirasi dari model konsep mini MPV milik Daihatsu bernama UFC2 yang cukup futuristik itu.
Konon Toyota akan memperkenalkan atau bahkan sekaligus meluncurkan jagoan barunya itu melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show yang akan digelar pada bulan Agustus 2016 mendatang. Rumornya pada ajang yang merupakan event otomotif terakbar di Asia Tenggara itu TAM juga akan meluncurkan secara resmi Toyota Agya facelift.
Toyota Calya Akan Diproduksi Oleh TMMIN Di Indonesia
Bila memang TAM akan menghadirkan MPV LCGC bernama Calya maka hal itu semakin membuat sejumlah kompetitor mereka kian terancam. Bagaimana tidak, dengan sejumlah line up andalannya yang hadir saat ini saja TAM sudah demikian perkasa di kelas paling prestisius dalam industri kendaraan bermotor nasional tersebut.
Produk keluaran Toyota menguasai pasar dalam tiap kategori segmen ini mulai dari kelas MPV murah alias LMPV yang dikuasai Avanza dan Veloz, Kijang Innova di kelas medium, Nav1 untuk high MPV hingga Toyota Alphard yang merupakan icon sekaligus raja di grade premium luxury MPV, belum lagi sang pendatang baru bernama All New Sienta yang sudah menunjukan indikasi akan menuai kesuksesan yang sama dengan para “seniornya” tersebut.
Hebatnya, selain Alphard dan Nav1, semua produk mobil MPV Toyota semuanya diproduksi sendiri di dalam negri oleh Toyota Motor Manufacturing Indonesia melalui tenaga ahli dan tangan terampil anak bangsa serta tentu saja dengan komponen serta spareparts yang sebagian besar merupakan buatan lokal.
Calya juga Sigya yang notabene akan turun di kelas mobil murah hemat energi dan ramah lingkungan alias LCGC sudah barang tentu juga akan dirakit sendiri di tanah air baik oleh TMMIN maupun Astra Daihatsu Motor mengingat salah satu persyaratan mutlak dari regulasi LCGC adalah harus diproduksi di dalam negeri.
Hal tersebut sejalan dengan konsep serta tujuan dari kehadiran genre itu sendiri yakni untuk memberikan alternatif model kendaraan bermotor yang lebih terjangkau oleh rakyat, lebih ramah lingkungan dan hemat energi serta transfer teknologi untuk mendukung upaya mewujudkan cita – cita menjadikan Indonesia sebagai negara produsen otomtoif yang disegani di tingkat global.
Sebagai produk LCGC atau KBH2, tentunya komposisi komponen lokal dari Calya akan jauh lebih dominan dibanding produk Toyota lain yang juga diproduksi di tanah air. Sebagai perbandingan, Agya yang merupakan LCGC pertama Toyota memiliki kandungan komponen lokal mencapai 88 persen, sementara All New Kijang Innova yang merupakan salah satu dari 3 model product IMV Toyota selain New Fortuner serta Hilux mempunyai kompisisi spareparts lokal sebesar 85 persen komposisi yang kurang lebih sama juga terdapat pada Grand New Avanza serta kompatriotnya Grand New Veloz.
Saat ini Toyota Indonesia pun semakin mendapat kepercayaan dari pihak principal mereka yang berhome base di Jepang untuk menjadi basis produksi untuk sejumlah model unggulan, hal ini dipertegas dengan kian masifnya investasi yang ditanamkan oleh Toyota Motor Corp untuk membangun infrastruktur serta membina sumber daya manusia juga transfer teknologi di Indonesia.
Meskpun rencana kedatangan Calya sudah memberi angin segar di tengah konsumen, namun di lain pihak ada kekhawatiran bila kehadiran Calya nantinya akan menggerus pasar Avanza atau sebaliknya Calya justru tidak mampu bersaing dengan seniornya tersebut, namun dengan pengalaman sebagai produsen otomotif paling sukses dalam sejarah industri kendaraan bermotor di Indonesia, TAM tentunya telah memiliki strategi dan pertimbangan yang sangat matang bila memang mereka nanti menghadirkan MPV murah Toyota Calya LCGC ini di tanah air.