Kurang lebih satu tahun setelah peluncuran pertamanya pada 19 September 2012 yang lalu, kini PT. Toyota Astra Motor akan segera melakukan re launching dari Toyota Agya yang akan dijadikan momen untuk memulai pemasaran dari mobil murah ramah lingkungan tersebut. Acara yang akan dihelat di Plaza Parkir Timur Senayan pada hari Senin, 9 September 2013 ini juga akan menampilkan sejumlah hiburan yang diisi oleh artis kenamaan Ibukota.
Sebelumnya, pada launching Toyota Fortuner TRD Sportivo Ver.3 yang berlangsung di Ocha Bella, Hotel Morrisey, Jakarta, Selasa kemarin, Presiden Direktur TAM, Jhonny Dharmawan telah mengatakan bahwa acara re launching mobil Agya tersebut akan berlangsung sebelum ajang Indonesia International Motor Show tahun ini.
Sang Presdir juga menambahkan bahwasanya sejak bulan Desember 2012 lalu, TAM telah memulai produksi untuk product citycar Agya mereka ini secara rutin setiap bulannya. Dengan dmikian stock unit sebenarnya sudah tersedia namun masih sangat terbatas karena masih dalam tahap percobaan. Hal ini juga terkait dengan belum disahkannya Peraturan Pemerintah mengenai regulasi untuk Low Cost green Car.
Kini Regulasi tersebut telah rampung dan dikenal dengan nama PP no. 41 tahun 2013. Isi dari Peraturan tersebut antara lain mengatur tentang penjualan barang kena pajak berupa kendaraan bermotor yang tergolong barang mewah yang dikenai pajak penjualan atas barang mewah.
Peraturan tersebut juga menyebutkan syarat sebuah produk kendaraan tidak dikenai pajak barang mewah antara lain kapasitas mesin bensin maksimal 1200 cc dengan RON 91 dan disel 1500 cc dengan kualifikasi CN 52.
Regulasi yang dikenal dengan proyek LCGC tersebut juga mensyaratkan ketentuan pemakaian tambahan brand, model dan juga logo yang mencerminkan Indonesia serta besaran nilai jual setinggi tingginya 95 Juta Rupiah. Namun untuk masalah harga tersebut masih dapat disesuaikan dengan indikasi ekonomi seperti nilai tukar mata uang, inflasi maupun harga barang baku produksi.
Atas dasar regulasi tersebut, TAM telah mengajukan proposal kepada Kementerian Perindustrian yang berwenang mengeluarkan PP tersebut. Setelah proposal tersebut diaduit dan disetujui maka mobil murah Toyota Agya siap untuk diproduksi secara massal untuk memenuhi tingkat permintaan untnya yang sudah demikian tinggi.
Baca juga :

