Menjelang akhir tahun 2012, semua produsen mobil di Indonesia mulai melakukan berbagai strategi pasar untuk meraih target penjualannya. Mulai dari promosi harga, discount akhir tahun sampai dengan pelaksanaan event-event lokal, regional, dan nasional yang menarik minat. Persaingan ketat terjadi di pasaran. Tidak ketinggalan Toyota Indonesia yang telah sekian lama menguasai segmen bawah sampai atas, ikut terjun beserta produk-produk berkualitasnya.
Bagi segmen pasar menengah dan bawah, kebutuhan kadang harus disesuaikan dengan budget. Oleh karenanya, Toyota sangat memahami kondisi perekonomian dan gaya hidup yang sedang berkembang setiap saat. Cermati saja berbagai jenis dan varian kendaraan roda empat yang diproduksi. Begitu banyak dan bervariasi agar selera, kebutuhan, dan anggaran terpenuhi dalam setiap mobil yang diluncurkan ke pasaran.
Calon konsumen yang mendatangi showroom dan dealer, yang pertama kali memproduksi jenis Kijang pada tahun 1977 ini, tentu sudah mengenal range harga unit yang akan dibelinya. Bukti dekatnya kualitas kendaraan dan kepercayaan masyarakat. Cakupan pasar luas dan lengkapnya jenis yang diproduksi menyediakan pilihan yang memudahkan pertimbangan konsumen. Calon pemilik tinggal menyesuaikan kebutuhan dan anggaran yang disediakan, lalu menentukan varian yang diinginkan sesuai selera. Kenyataan tersebut sekali lagi menegaskan betapa harga Toyota tetap lebih kompetitif. Tidak berarti lebih murah atau sama dibandingkan dengan kompetitornya, melainkan dihargai sesuai kualitas dan kebutuhan yang terpenuhi.
Gairah pasar di akhir tahun, menyajikan sebuah fakta menarik bahwa mobil Toyota Avanza masih lebih unggul di kelas Low-End MPV. Sebagai pelopor kendaraan keluarga dan irit bahan bakar, jelas menjadi keuntungan tersendiri. Pertama kali diperkenalkan kepada khalayak pada tahun 2004, sebagai hasil kolaborasi PT TAM, PT TMMIN, dan PT ADM, kini memiliki tampilan luar yang jauh lebih bergaya. Pilihan-pilihan warna baru memanjakan selera masyarakat tanah air, membedakannya dengan edisi terdahulu. Lebih fleksibel bergaya dan tidak sekedar fungsional. Dua pilihan transmisi, manual dan automatic dan banyaknya varian yang diluncurkan ke pasaran, mengunggulkan Avanza dari kompetitor MPV lain. Ketika berbicara mengenai performa, konsumen perlu memperhitungkan nama manufacturer, yang membidani peluncurannya untuk mengatasi konsisi perekonomian akibat naiknya BBM di tahun tersebut.
Di penghujung tahun pun, pabrikan asal Jepang ini masih melayani loyalitas customernya di Indonesia, dengan menghadirkan produk baru berupa mobil dengan tiga penumpang plus pengemudi. Toyota Agya hadir dengan dua pilihan transmisi, manual dan automatic. Ada tiga type yang diluncurkan, yaitu E, G, dan TRD-S. Pilihan warna yang elegan dan menambah kesan stylish terdiri dari Blue Metallic, Light Blue, Grey Metallic, White, Black, dan Silver Metallic. Didukung kapasitas mesin 1000cc, kendaraan yang bakal menjadi Idola baru di kalangan muda, diprediksi memasuki pasaran dengan bandrol harga di kisaran Rp 80.000.000,- sampai dengan Rp 95.000.000,-. Fitur-fitur mobil masa kini, tersemat apik di setiap jengkal body kendaraan roda empat ini.
Agya, yang diproyeksikan sebagai kendaraan roda empat low-budget, masih menunggu Regulasi Low Cost Go Green yang belum juga diterbitkan pemerintah. Meski demikian, hampir semua dealer dan showroom resmi, kewalahan memenuhi antrian panjang konsumen yang sudah tidak sabar merasakan sensasi berkendaranya. Pada ajang peresmian Auto2000, tanggal 4 Desember di bilangan Kelapa Gading-Jakarta, Jody-CEO Auto2000 mengatakan bahwa pesanan yang masuk sudah mencapai angka 10.000 orang peminat. Sementara ketidakjelasan regulasi berdampak pada penundaan proses manufacturing. Angka antrian peminat jangan sampai jadi penghalang untuk memiliki idola baru kaum muda metropolis.
Baca juga :

