Hadirnya Grand New Avanza dan Avanza Veloz membuat Toyota Astra Motor kian optimis dapat menjaga stabilitas penjualan mereka di sisa tahun 2015. Pasalnya model terbaru dari flagship utama TAM itu memang selalu menjadi produk paling dinantikan kehadirannya oleh masyarakat Indonesia, terlebih lagi inilah pertama kalinya Toyota melakukan perubahan besar – besaran terhadap andalannya sejak terakhir kali pabrikan nomor satu dunia tersebut menghadirkan full model change Avanza di tahun 2011 lalu.
Sambutan masyarakat untuk model teranyar dari Avanza dan Veloz juga telah terlihat sejak variant ini diluncurkan tanggal 12 Agustus kemarin bahkan kian memuncak setelah TAM membawanya menampilkannya sebagai headliner pada booth mereka di ajang Gaikindo International Auto Show tanggal 20 sampai 30 Agustus 2015. Kehadirannya di event otomotif terbesar se ASEAN tersebut sekaligus membawa memori publik kembali ke peristiwa bersejarah 14 tahun silam dimana Avanza untuk pertama kali meluncur di bumi pertiwi melalui Gaikindo Auto Expo 2011.
Ditopang dua buah ujung tombak terbarunya, TAM berhasil mencatatkan torehan penjualan sebanyak 7.706 kendaraan dimana sebesar 39.82 persen diantaranya disumbangkan oleh Grand New Avanza dan Grand New Avanza Veloz. Angka tersebut merupakan realisasi penjualan berdasarkan surat pemesanan kendaraan atau SPK se-Jabodetabek sepanjang berlangsungnya GIIAS 2015.
Statistik diatas selain membanggakan juga cukup luar biasa ditengah kondisi industri kendaraan bermotor sedang mengalami stagnasi sepanjang tahun 2015. Hal tersebut sekaligus membuktikan bila improvement yang dilakukan Toyota pada kualitas desain, spesifikasi hingga fitur Avanza serta Avanza Veloz terbaru ternyata lebih diapresiasi oleh konsumen ketimbang kenaikan harga OTR mobil Avanza terbaru dimana seperti diketahui memang sedikit mengalami peningkatan dibanding versi sebelumnya.
TAM Yakin Grand Avanza Akan Dominasi Pasar Low MPV
Avanza memang fenomena paling signifikan dalam industri otomotif nasional dalam satu dekade terakhir, bayangkan saja, hanya dalam kurun waktu 10 tahun sejak pertama kali diperkenalkan, mobil hasil kerjasama Toyota – Daihatsu tersebut mampu terjual hingga lebih dari 1 juta unit di seluruh Indonesia, prestasi tersebut membuat predikat “mobil sejuta umat” melekat kuat pada sang Avanzatos.
Eksistensi Avanza juga tak pernah surut meski harus menghadapi berbagai rintangan seperti melemahnya daya beli mesyarakat maupun hadirnya sejumlah pemain baru di kelasnya yakni segmen Low MPV. Di tahun 2014 lalu yang notabene disebut sebagai tahun terberat untuk penjualan otomotif nasional, Avanza tetap kokoh menjadi mobil terlaris di Indonesia dimana total salesnya mencapai 162.070 unit jauh mengungguli saingan terdekatnya dengan selisih margin hingga 50 persen lebih.
Data diatas telah membuktikan keperkasaan Avanza sebagai jawara otomotif tanah air, bahkan untuk kategori LMPV, jagoan TAM tersebut sangat dominan dengan menyumbang hampir separuh dari total penjualan kendaraan di segmen paling prestisius tersebut yang berjumlah 361.261 buah sepanjang tahun 2014 kemarin.
Lalu bagaimana dengan tahun 2015 ini? Meski tidak se fantastis penjualan pada 3 tahun terakhir, namun Avanza masih terlalu tangguh untuk digoyahkan dari posisinya sebagai raja LMPV tanah air. Hadirnya Grand New Avanza bersama komptriotnya Grand New Veloz membuat TAM kian yakin flagshipnya tersebut mampu meneruskan hegemoni mereka dalam persaingan pasar di segment MPV bawah.
Terlebih di generasi anyarnya, Toyota tampaknya menerapkan strategi baru untuk dua ujung tombaknya dimana kini variant Veloz mulai terlihat memiliki karakter tersendiri yang cukup berbeda dibanding Avanza. Apakah ini menjadi pertanda bila TAM ingin memisahkan Veloz dengan induknya yakni Grand New Avanza, well apapun itu, melihat dari reaksi publik, tampaknya strategi tersebut cukup berhasil dan potensial menjaring konsumen baru bagi sang Velocity.

Pingback: All New Hilux Meluncur Di GIIAS 2015()